Kategori


Perfilman

Penghargaan Ki Demang Soemardjono

2 September 2022 Oleh: Humas BPI

Penghargaan Anugrah Ki Demang Soemardjono dari Persatuan Karyawan Film dan Televisi untuk Ensadi Djoko Santoso atas Prestasinya dalam Film “Litany for The Goddess” Selamat atas prestasi yang membanggakan. Makin senior makin menjadi.Ki Demang Soemardjono lahir di Jogyakarta. Pendidikan: Kino Drama Atelier Jogyakarta (1949-1950) jurusan acting dan directing; Akademi Seni rupa Indonesia (1950-1953), British Film Institute dan Pinewood Film Studio London (1955). Profesi sebelum ke film: anggota sandiwara keliling Mardi Wandowo (1943-1944), anggota Pasukan Pembela Tanah Air (PETA) (1944-1945),...

Perfilman

Usmar Ismail, Bapak Perfilman Indonesia

1 September 2022 Oleh: Humas FFI

Membahas perfilman Indonesia tidak bisa lepas dari sosok Usmar Ismail, seorang sutradara film, sastrawan, wartawan, dan pejuang Indonesia. Karya dan pemikirannya tentang film Indonesia menjadi terobosan besar dalam industri perfilman pada masanya, bahkan masih sangat relevan hingga kini. Ia lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat pada tanggal 20 Maret 1921. Ia menempuh pendidikan di HIS Batusangkar dan MULO Simpang Haru, Padang, lalu ke AMS-A Yogyakarta (sekarang menjadi SMA Negeri 1 Yogyakarta).Usmar Ismail, Sastra, Jurnalistik, dan FilmSejak kecil, Usmar Ismail telah menunjukkan bakat sastranya...

Perfilman

BPI, Politik Perfilman, dan Masa Depannya

2 Juni 2022 Oleh: Kemala Atmojo (Ketua Umum BPI 2014-2017)

              Kongres Badan Perfilman Indonesia (BPI) yang ketiga berlangsung pada 25 hingga 29 Maret 2022 di Jakarta. Kali ini saya ingin membuat catatan ringan sehubungan dengan BPI dan perfilman Indonesia. Pertama tentang status kelembagaan Badan Perfilman BPI. Kedua, tentang Politik Perfilman Indonesia, khususnya dalam konteks peraturan perundang-undangan, yang mana BPI termasuk menjadi salah satu bagiannya. Jika yang pertama bertujuan agar kita menghentikan “debat kusir” yang nadanya kurang optimis terhadap kemajuan BPI, maka yang kedua bertujuan untuk menunjukkan bahwa perfil...

Khasanah

MEMPERTANYAKAN FILM NASIONAL

20 April 2017 Oleh: Adrian Jonathan Pasaribu

Sejarah film Indonesia adalah pergumulan tentang identitas kebangsaan. Sejarah film Indonesia bermula dari Darah dan Doa, atau setidaknya begitu yang disepakati dalam penetapan Hari Film Indonesia, baik yang diajukan oleh Dewan Film Nasional pada 1962 maupun yang diresmikan oleh Presiden BJ Habibie pada 1999. Pandangan ini diamini salah satunya oleh Misbach Yusa Biran, yang secara vokal menegaskan bahwa film-film yang dibuat sebelum 1950 bukanlah film Indonesia. Bagi beliau, status film nasional hanya sah apabila sebuah karya dibuat dengan kemerdekaan politik. Oleh karena itu film-film pada ma...

Khasanah

PERKENALAN KEPADA SINEMA INDONESIA

20 April 2017 Oleh: Tito Imanda

Sejak film pertama yang tercatat dibuat pada tahun 1926, Loetoeng Kasaroeng, sinema Indonesia saat ini telah berkembang sebagai sebuah sektor komersial. Saat ini perilman Indonesia sedang membangun fondasi yang lebih kuat bagi fungsinya sebagai ruang publik dan sebagai sebuah medium eksperimen dan ekspresi artistik. Seperti di banyak tempat di dunia, perkembangan perfilman Indonesia menjadi bagian dari perkembangan ekonomi-politik, kemajuan teknologi (yang mempengaruhi cara pembuatan maupun cara mengkonsumsi film), semakin terbukanya akses masyarakat (misalnya dengan terbentuknya komunitas-kom...