TENTANG KONGRES BPI


Sesuai dengan AD/ART BPI, masa kerja Pengurus Badan Perfilman Indonesia (BPI) dan Dewan Pengawas, yang dipilih dalam Rapat Paripurna BPI di Jakarta pada 20-24 Februari 2017, akan berakhir awal 2020. Sesuai dengan Anggaran Dasar BPI pasal 12 ayat satu, maka dari itu BPI akan mengadakan Kongres ke-III BPI dengan beberapa agenda utama.

Anggaran Rumah Tangga (ART) BPI BAB IX mengenai Kongres dan Rapat, Pasal 21 Ayat 1, menyatakan bahwa Kongres diselenggarakan oleh Badan Pengurus dan dilaksanakan oleh Panitia Kongres. Sementara Panitia Kongres diatur dalam Anggaran Dasar BAB IV mengenai Pemilihan Dewan Pengawas dan Badan Pengurus pasal 17 ayat 1-7. Dalam hal ini BPI telah mengeluarkan SK Ketua BPI No: II/209/IX-2019/BPH.BPI untuk tim Panitia Pengarah Kongres (Steering Comittee) dan SK Ketua BPI No. II-210/IX-2019/BP Panitia Pelaksana Kongres (Organizing Comittee).

Agenda utama dari Kongres, sebagaimana yang diatur dalam AD Bab IX mengenai Kongres dan Rapat pasal 1 dan 2, dan Anggaran Rumah Tangga Bab IX mengenai Kongres dan Rapat pasal 21-24 bahwa agenda Kongres adalah :Pertanggung jawaban Pengurus, Pemilihan Dewan Pengawas dan Badan Pengurus yang Baru, Menetapkan Program Kerja BPI, Agenda lain yang dianggap penting.

Sebelum Kongres, Panitia Kongres juga menyiapkan Kongres Luar Biasa. Sesuai dengan Anggaran Rumah Tangga pasal 23 mengenai kongres Luar Biasa, bahwa agenda dari Kongres Luar Biasa adalah: Perubahan Anggaran Dasar; dan / atau, Perubahan Anggaran Rumah Tangga. Panitia Kongres juga akan mengadakan FGD dari semua Unsur BPI sebagai topik pembahasan pada Kongres Luar Biasa.

Kongres Luar Biasa dan Kongres ke-III BPI akan diadakan di Jakarta pada bulan Maret 2020 di Jakarta. Sesuai yang tertuang pada Anggaran Rumah Tangga Bab IX mengenai Kongres dan Rapat Kongres Luar Biasa dan Kongres BPI akan dihadiri oleh perwakilan seluruh Unsur BPI yang memiliki Hak Suara untuk memilih Pengurus BPI, menyempurnakan AD/ART, menyampaikan laporan pertanggungjawaban Pengurus BPI 2017-2020, dan keputusan‐keputusan penting yang berkaitan dengan kelangsungan BPI.






TENTANG PENDAFTARAN BAKAL CALON KETUA UMUM BPI


Masa kepengurusan Badan Perfilman Indonesia (BPI) Periode 2017-2020 akan berakhir. Sesuai amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD dan ART) bahwa kepengurusan dipilih dan ditetapkan pada Kongres BPI, sebagai forum tertinggi organisasi. Selain forum pemilihan dan penetapan kepengurusan, Kongres BPI juga sebagai forum merumuskan dan menetapkan program kerja serta tata aturan dan tata kelola organisasi.

Untuk mewujudkan Kongres BPI Tahun 2020, Badan Pengurus membentuk Tim Ad Hoc Kongres BPI Tahun 2020 yang bertanggungjawab untuk merancang dan menetapkan Pedoman Penyelenggaraan kongres, mengarahkan jalannya penyelenggaraan kongres, dan melaksanakan tugas-tugas lain dalam upaya suksesnya penyelenggaraan kongres dengan mengedepankan asas kualitas, obyektivitas, transparansi dan akuntabilitas.

Hal baru yang akan diselenggarakan pada Kongres BPI Tahun 2020 adalah proses pemilihan Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia. Calon Ketua Umum yang akan dipilih dan ditetapkan pada Kongres BPI Tahun 2020 adalah Calon Ketua Umum yang telah melalui proses pemilihan Bakal Calon Ketua Umum yang diselenggarakan oleh Panitia Seleksi yang dibentuk oleh Tim Ad Hoc Kongres BPI Tahun 2020.

Panitia Seleksi terdiri atas unsur Kegiatan Perfilman, Lembaga Pendidikan Perfilman, Profesi Perfilman, Badan Usaha Perfilman, Tokoh Perfilman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan unsur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Proses ini dirancang dan dipilih sebagai upaya menuju kualitas pelaksanaan Kongres BPI menjadi semakin lebih baik.






Ketentuan Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum BPI



  1. Masa Pendaftaran 05 – 28 Februari 2020;
  2. Formulir Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum BPI 2020 (unduh disini) dan Formulir Surat Dukungan Asosiasi (unduh disini) beserta Tata Cara Pemilihan dan Penetapan Ketua Umum BPI pada Kongres BPI 2020 (unduh disini) dapat diperoleh melalui sekretariat Panitia Pelaksana Kongres BPI dengan menghubungi surat elektronik panitia pelaksana kongres pada alamat ockongresbpi@bpi.or.id dan atau melalui website BPI www.bpi.or.id.
  3. Berkas pendaftaran yaitu Formulir Pendaftaran, dan bukti pendukung lainnya diserahkan langsung kepada Panitia Pelaksana Kongres:

    Sekretariat Panitia Pelaksana Kongres BPI
    Gedung Film, Kantor Badan Perfilman Indonesia
    Jln. MT Haryono Kav. 47-48, Pancoran, Jakarta 12770 Indonesia

    Waktu Pendaftaran:
    Hari/Tanggal : Senin-Jumat/ 5-28 Februari 2020
    Waktu : Pukul 12.00 – 19.00 WIB

    Info lebih lanjut melalui email: ockongresbpi@bpi.or.id

  4. Pendaftar menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon ketua umum Badan Perfilman periode 2020-2023 yang telah diisi dan melengkapi berkas pembukti yang wajib diserahkan kepada panitia dalam bentuk data fisik (hardcopy) melalui kantor sekretariat Panitia Pelaksana Kongres dan data digital (softcopy) melalui surat elektronik Panitia Pelaksana Kongres.
  5. Pendaftaran wajib dilakukan langsung oleh bakal calon Ketua Umum sebagai pendaftar.
  6. Jika diwakilkan, pendaftar wajib membuat Surat Kuasa yang ditandatangani di atas materai dan dilengkapi dengan bukti identitas penerima surat kuasa;
  7. Pendaftar menerima bukti pendaftaran dan penerimaan bukti penyerahan dokumen persyaratan dari panitia;
  8. Panitia mencatat dan mendokumentasikan semua pendaftar Bakal Calon Ketua Umum BPI yang telah menyerahkan berkas persyaratan secara lengkap.






Ketentuan, Kriteria, dan Persyaratan Bakal Calon Ketua Umum BPI



Ketentuan umum Bakal Calon Ketua Umum BPI

  1. Bakal Calon Ketua Umum mendapatkan dukungan dan dicalonkan oleh minimal 5 (lima) stakeholder BPI. Dibuktikan dengan surat dukungan resmi dari organisasi yang mencalonkan.
  2. Setiap organisasi stakeholder BPI hanya dapat memberikan dukungan dan mencalonkan kepada 1 (satu) Bakal Calon Ketua Umum saja.
  3. Memiliki Rekam Jejak yang dapat dipertanggungjawabkan dalam perfilman Indonesia. Disampaikan dalam Daftar Riwayat Hidup.

Ketentuan umum Bakal Calon Ketua Umum BPI
  1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  2. Warga Negara Indonesia (KTP)
  3. Sehat jasmani dan rohani berdasarkan surat keterangan dari dokter, terbebas dari narkoba;
  4. Wajib Pajak Pribadi (NPWP)
  5. Tidak berstatus Terdakwa kasus Pidana, tidak pernah dikenakan hukuman disiplin sedang dan/atau berat sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  6. Mempunyai Visi dan Misi BPI yang jelas, terarah dan terukur dalam masa kepengurusannya nanti jika terpilih.
  7. Memiliki kompetensi dalam bidang perfilman nasional.

Persyaratan Bakal Calon Ketua Umum BPI
  1. Daftar Riwayat Hidup.
  2. Surat Pernyataan dan pencalonan dari minimal 5 (lima) organisasi stakeholder BPI
  3. Surat Pernyataan Kesanggupan untuk bekerja sebagai pengurus BPI dalam melaksanakan Program Kerja BPI selama masa kepengurusan apabila terpilih.
  4. Pas foto terbaru ukuran 4x6 sebanyak 4 lembar.
  5. Fotocopy ijazah pendidikan tertinggi yang telah dilegalisir.
  6. Fotocopy NPWP, KTP dan Kartu Keluarga.
  7. Surat Keterangan sehat dan bebas narkoba dari dokter rumah sakit.
  8. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
  9. Deskripsi Visi dan Misi BPI dalam masa kepengurusannya nanti jika terpilih dalam minimal 5.000 kata.